Browsing all articles in familly
Oct
22

Cara Menghindari atau Menjaga Anak Dari Pengaruh Buruk Internet

Cara menghindari atau menjaga anak dari pengaruh buruk internet.

Waspadalah bagi orang tua terhadap pesatnya perkembangan dunia internet yang mulai dikenal anak-anak jangan sampai anak Anda terkena pengaruh buruknya internet. Sebagai orang tua, Anda pasti merasa khawatir apabila putra-putri Anda sering menghabiskan waktu di depan komputer. Terlebih lagi dengan teknologi belakangan ini, mengakses informasi sangatlah mudah. Tapi anda jangan dulu khawatir dengan anak yang mulai fokus pada internet, karena ada kiat atau cara yang dapat dilakukan untuk menjaga si buah hati agar terhindar dari pengaruh negatif dunia internet.

Ada kekhawatiran si anak akan melihat hal-hal yang tidak sewajarnya atau bahkan malah kecanduan internet itu hal yang wajar atas kekhawatiran Anda karena internet akan berpengaruh buruk pada perkembangan anak bila Anda tidak ekstra memperhatikannya. Agar putra putri Anda tidak terpengaruh buruk oleh internet, ini dia beberapa cara menghindari atau menjaga anak dari pengaruh buruk internet

1. Jangan tempatkan komputer di dalam kamar anak. Agar lebih mudah mengawasi buah hati ketika sedang mengakses internet, ada baiknya jika Anda menaruh komputer di ruang keluarga. Sesekali dampingi anak Anda saat sedang sibuk mengakses internet.

2. Bicaralah kepada si kecil dan memberi pengetahuan mengenai peraturan saat mengekses internet, salah satunya mengenai keamanan saat memasukan data diri ke dalam dunia maya. Misalnya mengingatkan mereka agar tidak memberikan password kepada orang lain yang dikenal. Jika orang tersebut mengetahui kata sandi, mereka juga bisa mengetahui data personal dan menggunakannya utuk hal-hal yang tak bertanggung jawab.

3. Ajarkan pada Anda untuk tidak memberikan alamat rumah. Anda tentunya tidak mau orang yang tak dikenal tiba-tiba muncul di depan rumah Anda. Mungkin hal itu terdengar konyol, tetapi Anda harus waspada dengan hal itu, karena banyak kasus penculikan yang berawal dari saling bertukar alamat rumah.

4. Periksalah akun sosial media anak, jangan terlalu memberi kebebasan pada anak mengenai akun pribadinya, mungkin Anda percaya anak tidak akan macam-macam dalam menggunakan media sosialnya, tapi hal itu justru membawa pengaruh buruk. Sebagai orang tua, ada baiknya Anda mengetahui akun pribadi putra atau putri Anda. Mungkin terdengar terlalu overprotective, namun hal tersebut baik dilakukan untuk mengawasi perilaku dan pergaulan anak.

5. Hal yang baik jika Anda menggunakan Internet Software Monitoring. Suatu produk software murah yang dapat digunakan untuk memantau kegiatan anak-anak Anda, dengan mengirimkan email pribadi kepada Anda. Anda dapat mengecek situs internet yang sering dikunjungi, download, dan chatting.

May
19

Cara Mengatasi Anak yang Sulit Makan

Kebanyakan anak memang sulit makan, orangtua seringkali menghadapi masalah karena anak mereka yang gak doyan makan. Hal itu mungkin dikarenakan makanan yang tidak disukai anak atau suasana yang tidak menyenangkan bagi si kecil. Namun Anda tak perlu bingung dalam menghadapi masalah ini, freshgosip kali ini akan memberikan panduan atau tips cara mengatasi anak yang sulit makan. Untuk membuat si kecil mau makan memang memerlukan trik-trik tersendiri. Maka simak tips cara mengatasi anak yang sulit makan agar Anda tidak lagi kesulitan saat memberi makan pada anak. Berikut ada beberapa cara atau strategi untuk mendorong dan membangun kebiasaan makan yang sehat pada anak. Semoga panduan ini bisa membantu Anda dalam mengatasi anak yang sulit makan.

1. Membuat Suasana Makan yang Menyenangkan
Ketika anak Anda tidak mau memakan makanannya sampai habis atau bahkan tidak menyentuh makanannya, sebaiknya jangan dipaksa, karena semakin Anda memaksanya maka masalah makan anak semakin buruk. Merayu dengan menyuapinya pun itu belum cukup efektif bila si anak masih rewel untuk makan. Cobalah Anda untuk mengubah waktu makan menjadi lebih menyenangkan dengan mengajaknya membuat makanan bersama, bereksperimen dengan resep baru atau bisa juga dengan menghias makanan yang ia tidak sukai seperti sayur menjadi lebih menarik.

2. Konsultasikan ke Dokter
Jika nafsu makan adalah masalah utama dari kebiasaan makan yang buruk bagi anak, Anda bisa meminta bantuan dokter anak atau ahli gizi. Biasanya dokter akan memberi vitamin atau susu khusus yang dapat meningkatkan nafsu makan anak.

3. Ajak Si Kecil untuk Memasak
Jangan menganggap anak sebagai pengganggu ketika dia menghampiri Anda ke dapur. Biarkan dia mencari tahu apa yang Anda kerjakan di dapur dan  ajak dia untuk membantu Anda menyiapkan hidangan, dan ikut andil dalam beberapa tugas sederhana seperti mengaduk, mencampur atau bahkan mencuci bahan makanan. Dengan begitu, Anda dapat membantu anak untuk merangsang kreatifitas, melatih ketangkasan dan mengasah keterampilan bekerja sama, selain itu juga mempererat hubungan antara orangtua dan anak. Dengan membantu menyiapkan makanan, Anak dapat belajar menghargai makanan setelah mengolahnya sendiri dan anak akan merasa senang saat memakan makanannya.

4. Perbanyak Konsumsi Sayur dan Buah
Buah dan sayuran segar dapat menjaga tubuh anak tetap sehat, jadi tingkatkan konsumsi sayur dan buah anak Anda. Mungkin Anda bisa mencoba mengolah sayuran dan buah sebagai cemilan ringan yang ditambahkan dengan beberapa makanan yang disukainya seperti coklat atau cornflakes, atau cobalah membuat resep-resep baru untuk mengolah sayur dan buah menjadi makanan yang belum pernah dicoba, agar anak tertarik untuk mencoba makanan barunya, sehingga akan meningkatkan keinginan anak untuk makan sehat

May
13

Kiat Atau Cara Kenali Bakat Anak Sejak Dini

Kiat atau cara kenali bakat anak sejak dini. Setiap orang tua pasti bangga dengan bakat yang dimiliki anaknya. Namun kadang orang tua juga tak bisa melihat bakat terpendam anaknya, itu karena orang tua yang enggan mencari tahu bakat apa yang dimiliki sang anak. Bakat si anak akan lebih menonjol jika orang tua membantu anak lebih percaya diri dalam menunjukan bakatnya. Sebagai orangtua, Anda perlu mengenali talenta anak sejak dini. Jika sudah mengetahui bakat anak, Anda bertugas mendukung, mengasah, serta memeliharanya agar si anak bisa mengembangkan bakat yang dimilikinya.

Agar bakat anak dapat diketahui sejak dini, Anda perlu simak pemaparan dibawah ini. Berikut kiat atau cara kenali bakat anak sejak dini

Terlahir seperti ini?

Beberapa anak memperlihatkan bakat mereka di usia yang sangat muda, sementara anak yang lain belum menemukan talenta saat telah dewasa. Misalnya, seorang anak berbakat menjadi aktor dan sejak kecil sudah memperlihatkan minatnya tersebut dengan tanda bahwa dia senang bergaya di depan cermin. Lantas, anak lain memperlihatkan bakat atlet ketika memasuki usia praremaja. Apa pun bakat yang dimiliki anak kita sebagai orang tua patut mendukung dan menuntunnya supaya bakat itu memacu si anak untuk bisa mencapai apa yang dicita-citakan

Temukan bakat dengan kegiatan belajar

Melakukan kegiatan yang berbeda dapat membantu anak menemukan bakatnya. Kegiatan yang lain dari biasanya dengan pergi ke museum atau mengajak anak berdiskusi mengenai karier. Hal ini akan membantu anak untuk memiliki pemikiran yang terbuka dan dapat mengenal banyak hal yang ingin dikuasai sang anak.

Anda perlu mendorong anak, namun jangan memaksa

Mendorong anak untuk menemukan bakatnya sejak dini sudah menjadi tugas orangtua. Namun, orangtua tidak perlu menuruti kehendak dan memaksa si anak menjadi apa yang Anda inginkan. Memaksa anak melakukan kegiatan yang bukan minatnya tidak akan memberi kenyamanan bagi anak Anda. Jika orangtua mendorong terlalu keras, anak akan merasa tertekan. Orangtua perlu mendukung anak dalam mengembangkan talenta.

Memberikan bantuan

Anda perlu mencarikan dan mendaftarkan anak untuk mengikuti kursus musik bila anak gemar memainkan piano. Jika anak memiliki suara yang bagus gemar bernyanyi, Anda bisa mengawali langkahnya dengan mendaftarkan atau mengikuti audisi seni suara. Namun yang lebih penting dari semuanya adalah Anda perlu menikmati dan mengamati perkembangan bakat anak seiring pertambahan usianya. Anda perlu mendukung, memelihara, dan memberi penghargaan atas bakat anak yang terus berkembang.

Demikan beberapa saran bagaimana cara mengenali bakat anak sejak dini. Ayo dukung anak Anda untuk menunjukan bakat atau talenta yang dimiliki anak. Jika anak disanjung orang karena bakat istimewa yang dimiliki anak Anda tentu Anda sendiri yang akan senang dan bangga dengan keberhasilan anak yang mampu mengembangkan bakatnya

Apr
2

Strategi Membuat Anak Patuh Pada Orang Tua

Banyak orangtua yang menemui kesulitan saat mendidik anak agar menjadi seseorang yang patuh. Semua orang tua menginginkan anaknya menjadi anak yang penurut dan menjadi anak yang bisa dibanggakan, namun itu pun terlepas bagaimana cara anda mendidik anak. Jika anda punya masalah tentang anak yang sulit diatur atau nakal anda jangan sepenuhnya menyalahkan kenakalan anak terebut dan kembali bercermin diri kita sebagai orang tua, apakah Anda sudah benar mendidik anak atau tidak?  Mungkin juga ada beberapa faktor yang menyebabkan anak menjadi nakal, salah satunya adalah orangtua yang terlalu sibuk dengan pekerjaannya. Sebenarnya tidak ada yang sulit jika Anda mau melakukan cara yang tepat membuat strategi agar anak patuh pada orang tua

Karena itu, Agar Anda tidak kesulitan dalam mendidik anak, maka Anda perlu simak panduan ini agar anak lebih patuh perkataan orangtua. Bagaimana caranya? Berikut ini strategi membuat anak patuh pada orang tua

* Hal pertama yang harus dilakukan adalah, Anda perlu memahami sikap dan perilaku anak. Anda perlu memerhatikan dan mencari tahu alasan anak tidak mau mendengarkan perkataan Anda. Alasan anak tidak mau mendengar Anda mungkin mereka tidak menyukai hal yang Anda katakan. Untuk mengatasi hal ini, Anda perlu mengobrol dengan anak untuk mengetahui apa yang mereka inginkan. Intinya Anda perlu pendekatan yang inten pada anak agar anak bisa lebih nyaman saat berbicara dengan Anda

*Membuat anak patuh pada orangtua bukanlah perkara mudah. Sebagai orangtua, Anda perlu memberi pengertian kepada anak bahwa patuh pada orangtua merupakan hal yang baik. Tentunya Anda harus menujukan sikap yang baik agar anak menghargai setiap perkataan Anda.

*Mengajarkan anak agar patuh pada Anda perlu dilakukan secara pelan dan sabar. Siapa sih yang tidak kesal jika anak melakukan kesalahan, namun Anda tidak perlu marah bila anak tidak taat, Anda cukup memberitahunya dengan nada bicara biasa namun tegas. Anda pun tidak perlu memukulnya. Anda hanya perlu memberitahu bahwa hal yang dilakukannya salah.

*Anda perlu memberikan contoh kepada anak mengenai kepatuhan. Contoh tersebut dapat Anda berikan melalui dongeng. Anda bisa menceritakan beberapa dongeng atau memberinya buku bacaan yang membuat anak tertarik dengan dan hanyut dengan contoh dongeng yang Anda berikan. Melalui cara ini, anak anak belajar mengenai nilai-nilai tentang kehidupan.

Diatas tadi adalah contoh atau panduan cara mendidik anak, agar Anda tidak dibuat pusing atau stress dengan anak yang tidak taat pada aturan atau nakal. Cobalah lakukan hal-hal yang simpel namun mengena pada pemikira anak.

Dec
5

Pekerjaan Rumah yang Tidak Boleh di Lakukan Bagi Ibu Hamil

Pekerjaan Rumah yang Tidak Boleh di Lakukan Bagi Ibu Hamil. Ada beberapa pekerjaan dan perkakas rumah tangga bisa berbahaya untuk ibu hamil. Jika hal itu berpengaruh pada kehamilan, maka Anda tidak diharuskan untuk melakukan beberapa pekerjaan yang dilarang untuk ibu hamil.

Saat kehamilan mengetuk kehidupan Anda, tentu Anda harus selalu menjaga kehamilan Anda agar tidak terjadi hal buruk dan ada banyak hal juga yang harus diperhatikan hingga masa persalinan. Salah satunya adalah pekerjaan dan perkakas rumah tangga yang harus dihindari selama masa kehamilan. Empat hal ini sebaiknya Anda alihkan saja pada orang lain demi menjaga kesehatan dan kenyamanan kehamilan Anda. Jadi Perhatikan empat hal ini agar kehamilan tetap sehat dan nyaman! Berikut ini pekerjaan rumah yang tidak boleh di lakukan bagi ibu hamil.

1. Memindahkan Perabotan Rumah Tangga

Setelah masa trimester pertama, maka memindahkan benda berat dan perabotan rumah tangga bisa menyebabkan cedera pada bagian punggung. Untuk itu mintalah bantuan orang lain untuk melakukan pekerjaan berat tersebut. Tetapi jika Anda terpaksa harus melakukannya dan tidak bisa menunggu, pastikan Anda menekuk lutut saat mengangkat barang tersebut dengan punggung tetap lurus. Anda juga bisa memakai sabuk khusus kehamilan sebagai pendukung.

2. Membersihkan Kotoran Kucing

Toksoplasma bisa menjadi salah satu parasit yang dibawa oleh kucing (terutama kucing liar). Kotoran kucing bisa menjadi salah satu media menularkan toksoplasma pada manusia. Jika Anda tertular pada saat hamil, maka Anda bisa menularkan penyakit tersebut pada bayi Anda, cacat pada mata dan kerusakan otak bayi. Jika Anda terpaksa harus membersihkan kotoran kucing, pastikan Anda memakai sarung tangan karet.

3. Menggunakan Semprotan Pengusir Serangga

Berdasarkan hasil penelitian yang dituangkan dalam Journal Pediatrics, ditemukan bahwa wanita hamil yang terpapar piperonyl butoxide (bahan kimia yang banyak digunakan pada obat semprot serangga) bisa berbahaya bagi perkembangan mental janin. Karena itu, pilih pengusir serangga yang tidak disemprotkan ke udara. Misalnya raket nyamuk atau plaster perekat lalat.

4. Mengecat Rumah/Pernis Furniture

Beberapa penelitian menunjukkan hubungan antara produk yang mengandung bahan kimia pada pelarut cat, pelapis furniture kayu dan pengelupas warna furniture bisa menyebabkan cacat pada bayi dan keguguran. Sebisa mungkin hindari melakukan perombakan cat rumah atau melakukan pernis pada perabotan selama masa kehamilan. Kalaupun terpaksa ingin mengecat kamar untuk bayi Anda, sebaiknya Anda pergi keluar rumah dan jangan memakan apapun selama proses pengecatan.

Nov
30

7 Sikap Istri yang Tidak Disukai Suami

7 sikap istri yang tidak disuki suami. Masalah pasti akan selalu ada dalam sebuah hubungan rumah tangga, tinggal bagaimana cara Anda menyikapinya dan memperbaikinya. Bukan hanya ketidaksetiaan atau masalah keuangan yang bisa merusak keharmonisan rumah tangga. Sikap Anda sebagai istri pun terkadang membuat suami geram. Alhasil, pertengkaranlah yang menjadi ujungnya. Namun demikian agar keharmonisan rumah tangga tetap terjaga, ada baiknya Anda saling mengoreksi diri dan memperbaiki kesalah-kesalahan yang telah dilakukan. Tidak selalu kesalahan suami yang menjadi ttik permasalahan dalam rumah tangga kesalahan istri pun bisa memicu pertengkaran.

Berikut ini 7 sikap istri yang tidak disukai suami.

* Mengeluh

Mengeluh bukanlah sesuatu yang salah. Namun jika terlalu sering mengeluh hal ini menjadi tidak wajar jika segala sesuatu Anda jadikan alasan untuk mengeluh. Ingat, tak ada satupun manusia yang sempurna. Jika kesalahan kecil dari suami atau keadaan rumah tangga bisa menjadi bahan keluhan setiap hari, wajar rasanya jika suami jadi tidak betah berada di sekitar Anda.

* Suka Membandingkan

Bagaimanapun suami Anda adalah pria yang memiliki ego dan tak ada gunanya juga Anda membandingakan dengan org lain, bagaimana pun juga suami Anda orang yang telah Anda pilih. Membandingkan dia dengan mantan kekasih atau suami dari sahabat akan membuat harga dirinya terluka. Yang paling parah, ia bisa mengira bahwa Anda menyesal telah menikah dengannya.

* Selalu Menyalahkan

Menjadikan suami sebagai ‘kambing hitam’ atas segala hal, termasuk ketidakbahagiaan Anda adalah ide buruk. Sebuah pernikahan dibangun lewat komitmen Anda dan pasangan. Ketidakbahagiaan Anda tidak selalu disebabkan oleh pasangan, mungkin saja perasaan itu karena Anda kurang terima dengan keadaan dan tak pernah bersyukur.

* Tak Pernah Mendengarkan

Komunikasi, poin utama menjaga keutuhan rumah tangga. Komunikasi yang baik harus berjalan dari dua arah. Saat Anda tak lagi mau mendengar keluhan serta masukan dari suami, maka dapat dipastikan komunikasi itu tak berjalan sebagaimana mestinya. Itulah yang menjadi awal kehancuran rumah tangga Anda.

* Ketergantungan

Menjalin hubungan bukan berarti bersama-sama sepanjang waktu. Sebuah hubungan pernikahan bisa awet, jika masing-masing orang di dalamnya memiliki kesempatan untuk mengembangkan dirinya tidak tergantung satu sama lain.

* Marah-marah

Melihat kebiasaan atau sikap suami yang menjengkelkan memang bisa menyulut emosi. Namun kalau emosi itu disalurkan dengan marah-marah tanpa henti, tentu suami bisa jadi gerah. Ketimbang marah-marah, coba tenangkan diri, lalu bicarakan permasalahan yang ada dengan suami Anda.

* Terlalu Curiga

Beberapa wanita kerap merasa tidak percaya pada suaminya. Mereka akhirnya melakukan hal-hal yang membuat suami kesal, seperti selalu mengecek uangnya, BlackBerry, email, sosial media, dan masih banyak lagi. Semua sikap terlalu curiga itu menandakan Anda merasa tidak aman. Jika segala sesuatunya selalu dicurigai maka suami pun lama-lama bisa jengah.